Pages

Monday, 15 April 2013


FAN FICTION
That Girl
Title                 : That Girl
Author             : Mademoiselle iska
Cast                 : The Girl
                          Oh Sehun
Sehun POV
            Hari ini kami tidak ada jadwal manggung alias performance di televisI atau ke radio . Hyung-hyungku sibuk dengan kegiatan mereka sendiri-sendiri . D.O hyung yang tidak bosan-bosannya membuat kue karena memiliki mixer baru . Suho hyung sedang pergi ke gedung SM . Kai sibuk dengan game di PSPnya dan BaekYeol yang tidak terpisahkan itu sepertinya sedang berada dikamar mereka , lagu two moons terdengar dari dalam kamar mereka .
“ Kai-ah , temani aku beli bubble tea !!” ajakku pada Kai yang tidak mengalihkan sedikitpun pandangannya dari layar PSP .
“ Aku sedang sibuk Sehun-ah, ajak D.O hyung saja “.
“ Aku sedang membuat brownies “ pekik D.O hyung seperti emak-emak dari arah dapur , ternyata ia bisa mendengar suara ku dan Kai meskipun suara mixer itu sungguhlah berisik .
“ Ayolaahh Kai, temani aku beli bubble tea “.
Shi..reo..yeo “ jawab Kai masih berkutat dengan PSPnya tanpa mempedulikan aku .
“ Haizz.. andai saja ada Luhan hyung disini “.
“ Yaaa Sehun-ah, kau ini sedikit-sedikit Luhan hyung “ Kai mengomeliku sambil masih sibuk dengan PSPnya . “ Jangan sebut-sebut Luhan hyung terus, nanti kalau dia tersedak saat sedang makan bagaimana, atau dia ketulangan saat sedang menyantap ikan bakar gimana, bahayakan, haizzz.. kau ini Sehun “.
“ YAAAA KIM JONGIN, BERHENTI MENGOMEL KALAU TIDAK MAU MENEMANIKU“ bentakku sambil menghentak-hentakkan kaki . Untung aku bukan D.O hyung yang memiliki kekuatan Earth, kalau tidak bisa hancur dorm kami . Dengan perasaan kesal akupun berjalan keluar dorm , memutuskan untuk pergi membeli bubble tea sendiri .
            Kupasang kaca mata hitamku dan juga topi untuk menutupi wajahku , karena bisa bahaya kalau fangirlku tahu aku sedang keliaran sendirian siang-siang bolong begini . Kulangkahkan kaki menuju ke stand bubble tea di seberang gedung apartemen . Aku memandang kekanan dan kekiri , lalu menyeberang. Persis anak TK yang tersesat dijalan . Begitu sampai di depan stand itu kupandangi menu bubble tea yang tersedia . Hampir semua rasa sudah kucoba .
“ Tidak ada rasa baru ya ?” tanyaku pada noona penjualnya .
“ Coklat Oreonya satu eounni “ suara seorang yeoja membuat aku menoleh kesamping . Seorang yeoja berkepang samping dengan poni depan berdiri disebelahku sambil memandangi menu yang juga tertempel disisi lain stand .
Geureh “ jawab noona penjual .
“ Dua noona “ cetusku .
“ Eoh, geureh “ sahut noona penjual . yeoja itu menoleh kearahku dan tersenyum , eyesmilenya indah sekali membuatku jadi tidak bisa menolak untuk membalas senyumannya . Yeoja ini, aku tidak pernah melihatnya sebelumnya . Ehh kenapa aku jadi sok tahu begini . Memangnya ada yeoja disekitar sini yang kutahu selain noona penjual bubble tea ini . Tentu saja tidak ada Oh Sehun Pabo , aku merutuki diriku sendiri .
“ Ini pesanannya “ ucap noona setelah beberapa menit memberikan dua gelas bubble tea secara terpisah.
Gomawo eounni “ jawab yeoja itu, suaranya , baru kusadari suaranya sangat enak didengar . Ia merogoh saku celana jinsnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang untuk membayar .
Chogiyo, bubble tea mu “ ucapan noona mengagetkan aku .
“ Oh iya noona “ yeoja itu hanya menggeleng kecil sambil tersenyum melihat tingkahku . Ku rogoh saku celanaku mencari dompet tetapi aku tidak bisa menemukannya . Dimana dompetkku, aduh bagaimana ini . Masa aku lupa membawa dompetku . Haizzz.. ini pasti gara-gara kesal dengan Kai . Tapi bagaimana bisa aku lupa membawa dompet tapi aku ingat untuk membawa topi dan kacamata sebagai penyamaran .
Waeyo ?” tanya yeoja itu .
“ Ngg.. noona, aku tidak jadi beli , mianhae aku lupa bawa dompet “.
“ Haizz.. biasanya kau tidak pernah lupa “ kata noona yang tahu betul aku suka membeli bubble tea di standnya .
Gwechanha, ini eounni aku bayar punyanya sekalian “ yeoja itu mengeluarkan lembaran uang dari saku celana jinsnya .
Anhi Agassi, aku tidak mau merepotkanmu” tolakku halus .
Gwechanha “ jawabnya sambil tersenyum . Noona menerima uang yang diberikan yeoja itu dan yeoja itu mengambil bubble tea pesananku itu dan menyodorkan kearahku . Akupun menerimanya dan balas tersenyum padanya .
Gomawo Agassi, aku akan mengganti uangmu “.
“ Kalau kita bertemu lagi, kamu gantian belikan aku bubble tea “ katanya  sambil nyengir . Dan iapun berbalik bermaksud akan pergi .
“ Chakkaman !!” ia kembali berbalik kearahku .
Ne ?”.
“ Boleh aku tahu namamu ?” tanyaku .
“ Kalau kita bertemu lagi, akan kuberi tahu namaku “ jawabnya sambil tersenyum lalu berjalan menjauh meninggalkanku . Yeoja itu, siapa dia sebenarnya . Senyumannya, suaranya, cara ia berbicara . Semuanya sangat indah untuk dipandang dan dinikmati . Dia memang tidak secantik Yoona noona, tetapi yeoja itu benar-benar memiliki daya tarik . Hmmm.. semoga saja besok aku masih bisa bertemu lagi dengannya , mentraktir bubble tea dan mengetahui namanya . Hei yeoja yang sangat menarik, aku menunggumu . 

No comments:

Post a Comment