FAN FICTION
That Girl
Title : That Girl
Author : Mademoiselle iska
Cast : The Girl
Oh Sehun
Sehun POV
Hari ini kami tidak ada jadwal
manggung alias performance di televisI atau ke radio . Hyung-hyungku sibuk
dengan kegiatan mereka sendiri-sendiri . D.O hyung yang tidak bosan-bosannya
membuat kue karena memiliki mixer baru . Suho hyung sedang pergi ke gedung SM .
Kai sibuk dengan game di PSPnya dan BaekYeol yang tidak terpisahkan itu
sepertinya sedang berada dikamar mereka , lagu two moons terdengar dari dalam
kamar mereka .
“
Kai-ah , temani aku beli bubble tea
!!” ajakku pada Kai yang tidak mengalihkan sedikitpun pandangannya dari layar
PSP .
“
Aku sedang sibuk Sehun-ah, ajak D.O hyung saja “.
“
Aku sedang membuat brownies “ pekik D.O hyung seperti emak-emak dari arah dapur
, ternyata ia bisa mendengar suara ku dan Kai meskipun suara mixer itu
sungguhlah berisik .
“
Ayolaahh Kai, temani aku beli bubble tea
“.
“
Shi..reo..yeo “ jawab Kai masih
berkutat dengan PSPnya tanpa mempedulikan aku .
“
Haizz.. andai saja ada Luhan hyung disini “.
“
Yaaa Sehun-ah, kau ini sedikit-sedikit Luhan hyung “ Kai mengomeliku sambil
masih sibuk dengan PSPnya . “ Jangan sebut-sebut Luhan hyung terus, nanti kalau
dia tersedak saat sedang makan bagaimana, atau dia ketulangan saat sedang
menyantap ikan bakar gimana, bahayakan, haizzz.. kau ini Sehun “.
“
YAAAA KIM JONGIN, BERHENTI MENGOMEL KALAU TIDAK MAU MENEMANIKU“ bentakku sambil
menghentak-hentakkan kaki . Untung aku bukan D.O hyung yang memiliki kekuatan
Earth, kalau tidak bisa hancur dorm kami . Dengan perasaan kesal akupun
berjalan keluar dorm , memutuskan untuk pergi membeli bubble tea sendiri .
Kupasang kaca mata hitamku dan juga
topi untuk menutupi wajahku , karena bisa bahaya kalau fangirlku tahu aku sedang
keliaran sendirian siang-siang bolong begini . Kulangkahkan kaki menuju ke
stand bubble tea di seberang gedung apartemen . Aku memandang kekanan dan
kekiri , lalu menyeberang. Persis anak TK yang tersesat dijalan . Begitu sampai
di depan stand itu kupandangi menu bubble tea yang tersedia . Hampir semua rasa
sudah kucoba .
“
Tidak ada rasa baru ya ?” tanyaku pada noona
penjualnya .
“
Coklat Oreonya satu eounni “ suara seorang yeoja membuat aku menoleh kesamping
. Seorang yeoja berkepang samping dengan poni depan berdiri disebelahku sambil
memandangi menu yang juga tertempel disisi lain stand .
“
Geureh “ jawab noona penjual .
“
Dua noona “ cetusku .
“
Eoh, geureh “ sahut noona penjual .
yeoja itu menoleh kearahku dan tersenyum , eyesmilenya indah sekali membuatku
jadi tidak bisa menolak untuk membalas senyumannya . Yeoja ini, aku tidak
pernah melihatnya sebelumnya . Ehh kenapa aku jadi sok tahu begini . Memangnya
ada yeoja disekitar sini yang kutahu selain noona penjual bubble tea ini .
Tentu saja tidak ada Oh Sehun Pabo , aku merutuki diriku sendiri .
“
Ini pesanannya “ ucap noona setelah beberapa menit memberikan dua gelas bubble
tea secara terpisah.
“
Gomawo eounni “ jawab yeoja itu,
suaranya , baru kusadari suaranya sangat enak didengar . Ia merogoh saku celana
jinsnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang untuk membayar .
“
Chogiyo, bubble tea mu “ ucapan noona
mengagetkan aku .
“
Oh iya noona “ yeoja itu hanya
menggeleng kecil sambil tersenyum melihat tingkahku . Ku rogoh saku celanaku
mencari dompet tetapi aku tidak bisa menemukannya . Dimana dompetkku, aduh
bagaimana ini . Masa aku lupa membawa dompetku . Haizzz.. ini pasti gara-gara
kesal dengan Kai . Tapi bagaimana bisa aku lupa membawa dompet tapi aku ingat
untuk membawa topi dan kacamata sebagai penyamaran .
“
Waeyo ?” tanya yeoja itu .
“
Ngg.. noona, aku tidak jadi beli ,
mianhae aku lupa bawa dompet “.
“
Haizz.. biasanya kau tidak pernah lupa “ kata noona yang tahu betul aku suka
membeli bubble tea di standnya .
“
Gwechanha, ini eounni aku bayar punyanya sekalian “ yeoja itu mengeluarkan
lembaran uang dari saku celana jinsnya .
“
Anhi Agassi, aku tidak mau
merepotkanmu” tolakku halus .
“
Gwechanha “ jawabnya sambil tersenyum
. Noona menerima uang yang diberikan yeoja itu dan yeoja itu mengambil bubble
tea pesananku itu dan menyodorkan kearahku . Akupun menerimanya dan balas
tersenyum padanya .
“
Gomawo Agassi, aku akan mengganti
uangmu “.
“
Kalau kita bertemu lagi, kamu gantian belikan aku bubble tea “ katanya sambil nyengir . Dan iapun berbalik bermaksud
akan pergi .
“
Chakkaman !!” ia kembali berbalik kearahku .
“
Ne ?”.
“
Boleh aku tahu namamu ?” tanyaku .
“
Kalau kita bertemu lagi, akan kuberi tahu namaku “ jawabnya sambil tersenyum
lalu berjalan menjauh meninggalkanku . Yeoja itu, siapa dia sebenarnya .
Senyumannya, suaranya, cara ia berbicara . Semuanya sangat indah untuk
dipandang dan dinikmati . Dia memang tidak secantik Yoona noona, tetapi yeoja
itu benar-benar memiliki daya tarik . Hmmm.. semoga saja besok aku masih bisa
bertemu lagi dengannya , mentraktir bubble tea dan mengetahui namanya . Hei
yeoja yang sangat menarik, aku menunggumu .
No comments:
Post a Comment