Pages

Monday, 4 March 2013


FAN FICTION

That Girl
Title                 : That Girl
Author             : AI Iska
Cast                 : Do Kyungsoo
                          The Girl

Author Pov
            D.O membuka pintu kulkas dan seketika terperangah, karena kulkas kosong melompong. Kemana semua makanan yang masih ada semalam. Bukan hanya makanan yang sudah jadi tetapi bahan makanan mentah juga tidak ada. D.O berbalik dan mengucek matanya supaya bisa melihat dengan jelas, yang ia lihat ini bukan didalam mimpi. D.O memang baru bangun tidur tetapi dia bukan seperti Kai yang meskipun sudah bangun dan mandi tetap saja mengantuk .
“ YAAAAAA… KENAPA DAPURNYA BERANTAKAN BEGINI !!!!” teriak D.O membuat seluruh penghuni dorm bangun seketika. Mendengar gelegar suara D.O seolah merasakan gempa bumi. Apalagi karena D.O memang memiliki kekuatan Earth. Terdengar derap langkah kaki menuju kedapur .
“ Kyungsoo-ah waegorae ?” tanya Suho begitu sampai didapur dan matanya terbeliak juga melihat kondisi dapur yang sangat berantakan. Panci dan wajan kotor, bahkan noda-noda bekas masakan mengenai dinding dapur. Piring-piring berserakan dan juga sampah masakan dimana-mana. Bungkus makanan dan juga bungkus ramyeon.
“ Apa yang kalian lakukan pada dapurku hahhh ?” tanya D.O kesal .
“ Siapa yang melakukan ini ?” tanya Suho juga bingung .
“ Seingatku semalam, Baekhyun hyung dan Chanyeol hyung masak tengah malam “ jawab Sehun polos masih setengah sadar dengan poni menutupi kedua matanya dan bersender pada dinding pintu dapur, disampingnya Kai bersender setengah sadar. BaekYeol seperti tersetrum dan tersadar langsung memandang takut-takut pada D.O.
“ YAAAA, NEOOO… apa yang kalian berdua lakukan  pada dapurku ?” tanya D,O kesal .
“ Yaaa Kyungso-ah, aku ini hyungmu , jangan bicara tidak sopan begitu “ sela Baekhyun .
“ Hyung, kau dan Chanyeol hyung menghabiskan bahan makanan bahkan cemilan kita hanya dalam semalam “ jawab D.O . “ Tidak hanya itu, kalian juga mengacak-ngacak dapur . Kalian memasak apa sebenarnya sampai membuat dapur kaca balau begini. Apa kalian membuat ramuan peledak hahhh !!!”.
Anhi, semalam aku dan Baekhyun kelaparan “ jawab Chanyeol dengan wajah polos setengah tidurnya pada D.O. “ Kami mencoba membuat masakan tetapi selalu gosong hingga akhirnya kami menghabiskan bahan makanan. Lalu kami memutuskan membuat ramen dan memakan cemilan sambil main game di kamar kami “ . 
“ Tapi aneh, biasanya Kyungsoo hyung paling cepat mencium bau gosong “ kata Kai tiba-tiba . “Kenapa semalam hyung tidak sadar kalau ada bau gosong ?”.
“ Karena aku kecapean, jadi aku tidur terlalu nyenyak “ jawab D.O frustasi . “ Suho hyung “ rengek D.O pada leader mereka itu .
Ne, ne arraseo “ jawab Suho . “ BaekYeol, kalian bersihkan dapur dan cuci semua peralatan masak yang kalian pakai , SEMUANYA . Kyungsoo pergilah belanja, dan ketika Kyungsoo pulang semuanya sudah harus bersih “.
“ Dengarkan itu “ tukas D.O merasa menang . Baekhyun dan Chanyeol saling pandang dengan wajah memelas .
D.O POV
            Aku melakaukan penyamaran terbaikku dengan memakai kaca mata besar yang biasa dipakai namja-namja culun di drama . Aku melukis sedikit janggut di daguku dengan pensil alis lalu memakai topi. Kurasa sekarang aku tidak akan dikenali . Dan akupun berangkat menuju ke pasar karena aku tahu kalau super market belum buka jam segini . Begitu sampai dipasar , aku melihat dikanan kiri orang menjual ikan dan juga daging, sayuran dan buah bahkan ada jajanan juga disini . Akupun mulai tergoda untuk membeli beberapa jajanan .
“ Ahjumma, aku mau ddobokkinya “ ucap seorang yeoja mendahuluiku sampai di tempat ahjumma penjual ddobokki itu. Yeoja berkuncir kuda dengan poni depan itu memandang ddobokki itu dengan sangat senang sambil memainkan lidahnya seolah sudah sangat tergoda .
“ Ahjumma, aku juga mau satu “ ucapku begitu sampai di tempat ahjumma itu. Dilihat dari dekat begini, yeoja ini tampak sangat menarik . Ia memiliki kulit seputih susu dan rambut coklat tembaga .
“ Ini Agassi “ ahjumma memberika se-cup ddobokki pada yeoja itu dan iapun membayarnya lalu pergi. Ahjumma memberikan se-cup ddobokki untukku dan aku juga membayarnya . Aku mencoba mencari yeoja tadi sambil menikmati ddobokkiku . Jarang sekali melihat yeoja cantik sepertinya dipasar pagi-pagi begini . Akupun teringat dengan tujuanku untuk berbelanja . Begitu cup ddobokki ku habis, aku membuangnya ke tong sampah dan mulai berbelanja . Aku membeli beberapa kentang , wortel dan juga kimchi . Membeli se-pack daging segar . Aku juga membeli beberapa telur dan sosis . Sekarang kedua tanganku sudah penuh dengan kantong belanjaan . Aku sudah seperti ahjussi yang sedang berbelanja .
“ Butuh bantuan ?” tanya sebuah suara merdu dari sebelahku, aku tidak tahu sejak kapan makhluk cantik itu muncul disebelahku. Ia tersenyum dan eyesmile benar-benar indah .
“ Eoh… anhi, gwechanha “ jawabku gugup .
Gwechanha “ dia mengambil kantong belanjaan ditangan sebelah kananku yang berisi wortel, kentang dan kimchi . “ Tumben sekali seorang namja berbelanja “.
“ Eoh.. ne, maaf jadi merepotkanku Agassi “.
Anhi , aku senang bisa membantu “ jawabnya . “ Masih ada yang ingin dibeli ?”.
Ne, aku mau membeli buah “ jawabku .
“ Disebelah sana ada banyak pedagang buah, kajja “ ajaknya dan akupun mengangguk mengikuti langkahnya . Dan benar saja, aku sampai pusing mau berbelanja di tempat yang mana satu karena ada banyak pedagang buah . Yeoja itu menghampiri salah seorang pedagang buah dan melambai kearahku .
“ Ohh yeoppo Agassi “ sapa sang pemilik toko buah itu . “ Kamu datang lagi “.
“ Hehehe.. ne ahjumma, namja ini mau membeli buah “ aku tersenyum pada ahjumma itu .
“ Apa dia namjachingumu ?” seketika aku bisa merasakan wajahku memanas dan akan berubah warna, aku mencoba memalingkan wajah berpura-pura melihat kearah lain agar ia tidak melihat perubahan warna di wajahku .
Aniyo ahjumma, ayo pilih buahnya “ ucapnya dan aku menoleh . Sambil membalas senyumannya aku mulai memilih buah apel yang sangat segar itu . Kulihat ia memegang buah anggur dan tersenyum .
“ Kamu mau buah anggur itu ?” tanyaku .
“ Hehehe.. ne “.
“ Aku akan membelikannya untukmu “ jawabku .
“ Jinja, waeyo ?”.
“ Karena kamu sudah menolongku berbelanja “ ia kembali tersenyum dan mengangguk . Setelah memutuskan membeli sekantong apel, melon dan juga anggur untuk di dorm dan untuk yeoja itu akupun membayar belanjaanku . “ Gamsahamnida ahjumma “.
Gamsahamnida ahjumma “ timpalnya .
Ne, chonmaneyo “ angguk sang ahjumma . Aku dan yeoja itupun berjalan bersama keluar dari pasar dalam keadaan diam . Kurasa aku akan memanggil taksi saja, karena bawaanku sangat banyak .
“ Aku akan memanggil taksi “ kataku .
Geureh “ ia mengangguk . Akupun berdiri didekat pinggir jalan dan menyetop taksi . Kumasukkan belanjaanku kedalam taksi .
Gomawo Agassi “ ucapku .
Cheonmaneyo, gomawo untuk anggurnya “ ia menunjukkan kantong anggur milikknya dan aku tersenyum mengangguk . “ Geureh, annyeong “ ia membungkuk lalu tersenyum sebelum berjalan meninggalkanku . Akupun masuk kedalam taksi dan mengatakan pada supir taksi alamat apartemenku . Sepanjang jalan aku terbayang wajah yeoja itu . Dan aku baru teringat .
“ Haizzz.. neo pabo-yeo “ rutukku kesal .
Ne ?” sahut sang supir taksi .
Anhi, bukan ahjussi yang kumaksud “ jawabku jadi tidak enak hati pada ahjussi ini . Bodoh sekali aku, kenapa sampai lupa menanyakan nama yeoja itu . Haizz.. yeoja cantik itu, siapa namanya ya . Semoga aku bisa bertemu dengannya lagi . 


March 5, 2013
10.33 WIB

AI Iska

No comments:

Post a Comment