Gadis berseragam putih abu-abu dengan banyak kunciran rambut berwarna-warni itu berjalan di koridor kelas sambil celingak-celinguk . Beberapa mata yang menangkap kehadirannya senyum-senyum saja melihat dandanannya . Terang saja , Ia memakai sepatu kets hitam yang tali sepatunya berwarna kuning - merah yang talinya dililit hingga ke betis yang memakai kaos kaki berwarna hijau-biru . Ditambah kunciran dengan ikat rambut warna-warni lengkaplah keanehannya . Seluruh siswa baru pasti akan mengalami saat-saat ini . It's called MOS , Masa orientasi siswa . Dan hal ini jugalah yang tidak disukai oleh para siswa baru . Karena mau tidak mau mereka akan jadi bulan-bulanan siswa dan siswi senior yang tergabung dalam Osis yang merupakan panitia Mos .
Dan gadis ini , harus rela keliling sekolah karena disuruh mencari seorang kakak kelas dan memintanya untuk menyanyikan sebuah lagu . Ia berhenti didepan taman sekolah , bertolak pinggang sambil masih mencari-cari . Ia pikir akan mudah menemukan kakak kelas itu . Secara semua siswa dan siswi disekolah ini diwajibkan memakai bet nama . Sedang sibuk mencari , perhatiannya terusik oleh sebuah suara seseorang yang sedang bernyanyi . Ia berjalan kearah suara , dua meter dari tempatnya berdiri seorang lelaki dengan alis tebal rapi dan mata berbentuk almond sedang duduk dibangku taman sambil bermain gitar , tiga orang siswi tampak asyik mendengarnya bernyanyi . Dan tiba-tiba ia menoleh kearah gadis itu .
♪ when I see your face ♪
♪ There's not a thing that I would change ♪
♪ 'Cause you're amazing ♪
♪ Just the way you are ♪
Ohhh my batin gadis itu liriknya terlalu pas . Ia tidak tahu bagaimana tampangnya saat itu . Yang ia tahu , ia terpaku melihat senyuman lelaki itu, mendengar suara indahnya yang dibarengin indah petikan gitarnya . Entah sudah berapa waktu terlewati, ia tetap terpaku . Hingga terdengar tepukan tangan dari tiga siswi yang duduk mendengar lelaki itu . Seperti terhipnotis , begitu mendengar suara tepukan tangan itu ia tersadar . Dan ia teringat harus mencari kakak kelas yang disuruh oleh kakak Osis . Maka iapun berbalik, tepat saat itu lelaki tadi memandang kearah punggung gadis berkuncir banyak itu . Ia tersenyum sendiri melihatnya .
Ia kembali menyusuri koridor kelas sambil celingak-celinguk tapi pikirannya tak lagi terfokus pada pencarian kakak kelas yang tidak dikenalnya itu . Ia terbayang mata bening almond itu, bibir tipis yang mampu mengeluarkan suara indah dan jemari yang memetik gitar sehingga menimbulkan lantunan indah yang kini terngiang-ngiang ditelinganya .
♪ And when you smile ♪
♪ The whole world stops and stares for awhile ♪
Terngiang suara lelaki itu dikepalanya , ia berhenti berjalan dan memegang dadanya . Jantungnya berdetak lebih kencang , ada perasaan gugup menjuluri , tangannya jadi dingin . Ia tersenyum sendiri mengingat senyuman lelaki itu .
" Oh my " bisiknya sepelan mungkin . " Isn't fallin' love ? " . Ia berbalik secara tiba-tiba dan Bruuukkk !!!! Ia menabrak seseorang . Tapi untunglah lelaki itu menahan kedua tangannya , jadi ia tidak terjatuh .
" Maaf, maaf aku ... " Kata-katanya terhenti begitu melihat siapa yang ditabraknya .
" Never Mind " ucap lelaki itu tersenyum sambil membantunya menemukan keseimbangan . Gadis ini justru sulit mengatur keseimbangan saking shocknya . Tapi ia mencoba menenangkan perasaannya .
Jangan nervous, jangan nervous batinnya . Tapi ia justru semakin deg-degan dan darah seakan berdesir saat lelaki itu perlahan melepaskan tangannya dari lengan gadis ini .
" Mmh.. Makasih " ucapnya .
" Sama-sama, lo kenapa, kayak orang linglung gitu ?"
" Mmh.. Aku,, lagi nyari kakak senior "
" Gue juga kakak senior " katanya nyengir .
Ohh my batinnya dia ini terbuat dari apa sih, kok kayaknya apapun yang dia lakukan bikin deg-degan , nyengir aja enak dilihat
" Hmmm.. Aku lagi nyari kakak sen..ior " ia terkaget sesaat ketika melihat lelaki yang berjalan kearah mereka . Seorang lelaki gemuk dengan rambu keriwil . Ia pasti keasyikan saat liburan, karena tidak menyadari rambut keriwilnya itu telah memanjang dan sedikit gimbal . Dan yang membuat ia shock adalah bet nama yang dipakainya ' KEVIN JEREMIAH' lelaki itu mengikuti arah pandangan gadis ini .
" Dia yang lo cari ?"
" Iya " . Lelaki itu memandang dengan seksama dan tersadar akan sesuatu .
" Heii.. Ikut gue bentar deh !!" Ia mengajak gadis itu kearah lapangan basket . " Tunggu bentar ya " ia meninggalkan gadis itu .
Hei apa-apaan ini batinnya ia disuru menunggu dilapangan basket kayak orang bego .
Tak lama kemudian ia muncul membawa gitar dan stand mic lalu berdiri disebelah gadis itu . Beberapa murid tampak terusik dengan keberadaan mereka ditengah lapangan basket itu .
" Ehem.. Ehem.. Sorry, gue ganggu , buat pengurus Osis, bisa ngumpul bentar , gue mau nyanyiin lagu buat anak baru ini " gadis itu bingung .
Mati gue batinnya ini orang gila kali ya
Para pengurus Osis pun berdatangan mendekati lapangan dan lelaki itu mulai memetik gitarnya .
♪ Oh, her eyes, her eyes make the stars look like they're not shinin'
Her hair, her hair falls perfectly without her tryin' ♪
♪ She's so beautiful
And I tell her everyday ♪
♪ When I see your face
There's not a thing that I would change ♪
♪ 'Cause you're amazing
Just the way you are ♪
♪ the way you are... the way you are..
Cause you're amazing ♪
♪ just the way you are
♪ the way you are... the way you are..
Cause you're amazing ♪
♪ just the way you are
Ia menghentikan petikan gitarnya lalu tersenyum . Dari sisi lain lapangan lelaki keriwil berbadan besar tadi muncul .
" Ok, thanks atas waktunya " ucapnya . Para pengurus osis tersenyum-senyum saja melihatnya lalu mereka ikut bubar .
" Yaelahh bro, gag bisa diajak kerja sama lo " lelaki keriwil itu menyerahkan bet nama kepada lelaki itu .
" Iseng banget sih lo " ia geleng-geleng kepala sementara gadis itu hanya bingung ." Pasti lu nyolong bet nama gue pas gue lagi ganti seragam basket ".
" Hehehe... iyee " katanya nyengir kuda . " Tahu aja lo, lagian nalar banget lo langsung nyanyi, tahu aja kalau nih bocah bakal minta lo nyanyiin ".
" Feeling doank sih " jawabnya . " Hei, gue Kevin Jeremiah " dia mengulurkan tangan pada gadis itu .
" Hehehe... iyee " katanya nyengir kuda . " Tahu aja lo, lagian nalar banget lo langsung nyanyi, tahu aja kalau nih bocah bakal minta lo nyanyiin ".
" Feeling doank sih " jawabnya . " Hei, gue Kevin Jeremiah " dia mengulurkan tangan pada gadis itu .
" Terus dia siapa "? Gadis itu menunjuk lekaki keriwil itu
" Kevin Jeremiah gadungan " jawabnya sambil kembali nyengir kuda
" Heiii.. Gue ngulurin tangan nih dari tadi " ujar Kevin dan gadis itu tersadar lalu menyambut uluran tangan itu
" Aku Annabel "
" Nice name "
" Makasih " ada semburat merah dipipi Annabel . Dan perlahan mereka saling melepaskan tangan . Lalu tersenyum satu sama lain .
" Ehem.. Ehem " lelaki keriwil berdehem . " Panas wuyy di tengah lapangan begini, pindah-pindah " katanya sambil membawa stand mic dan nyengir kuda kearah Kevin dan Annabel .
December 10, 2011
11.30 in the Hopeless Place
*7hugs
No comments:
Post a Comment