" Ini signal kenapa jelek begini sih " seorang lelaki ngedumel sambil menaiki bukit taman mencoba mencari signal yang bagus untuk handphonenya .
" Pake provider apaan sih, kok sinyalnya jelek ?" Tanya suara mengagetkannya . Ia baru sadar ternyata bukan hanya dirinya yang berada diatas bukit itu . Bahkan dalam keadaan malam yang gelap dan hanya diterangi cahaya lampu taman yang terangnya tidak seberapa itu ia bisa melihat siapa pemilik suara itu .
" Kasih !!!"
" Hei Rel " sahut gadis itu tersenyum seadanya .
" Kamu..disini , sama siapa ?"
" Kelihatannya sama siapa ?" Farel mengecek sekitar dan hanya ada dia dan Kasih saja disana .
" Kamu sendirian ?"
" He'eh " jawabnya singkat . Farel duduk disamping Kasih , sementara Kasih sibuk memandang langit malam berbintang .
" By the way , Happy Birthday ya " Farel mengulurkan tangan , Kasih menoleh dan tersenyum lalu membalas uluran tangan Farel .
" Makasih "
" Kamu ngapain sendirian disini ?"
" Mencari ketenangan ditengah hiruk pikuk perayaan malam ini " jawabnya santai
" Kamu ..baik-baik ajakan " Kasih tertawa kecil lalu menjawab
" Aku nggak apa-apa kok " jawabnya sambil nyengir . Ada kelegaan dihati Farel melihat senyuman Kasih
" Udah lama banget kita nggak ngobrol begini " dalam ketemaraman malam , Farel melirik Kasih dan ia bisa melihat gadis itu mengangguk .
" Iya ".
" Kamu sibuk apa selama ini ?"
" Sibuk dengan diri sendiri aja " jawab Kasih .
" Kita udah jarang ketemu ya dikampus Ka "
" Iya "
" Kamu tidak sedang menghindari aku kan ?"
" Yes I did , lebih tepatnya menjaga jarak " jawab Kasih sambil masih memandang kelangit .
" Ada apa , ada yang salah sama aku !"
" Nggak kok, mundur teratur aja "
" Mundur teratur ?"
" Heii...aku cukup tahu diri, gebetan kamu cemburuan dan aku nggak mau kedakatan kita selama ini malah merusak hubungan kamu sama dia "
" Diandra maksud kamu?"
" Aku nggak begitu ngeh namanya "
" Kamu berasumsi deh "
" Hei ..aku mengenal kamu bukan cuma sehari , dari sikap kamu ke dia juga aku tahu kalau ada yang spesial diantara kalian berdua "
" Tapi kamu nggak perlu beginilah "
" Menurut aku perlu, Rel " jawab Kasih tenang . " Setidaknya aku tidak harus melihat secara langsung kamu dan dia" Farel diam mendengar perkataan Kasih itu . Mereka saling diam , dan keheningan semakin terasa karena tidak ada yang bicara .
" Kita ... "
" Kita hanyalah dua orang kesepian yang ditakdirkan untuk bertemu, saling mengenal, dekat dan akhirnya harus berjalan sendiri-sendiri " ujar Kasih
" Kamu menyesal mengenal aku " Kasih menoleh dan tersenyum
" Mengenal kamu itu justru hal yang paling benar yang telah digariskan takdir untuk aku " jawabnya . " Tanpa adanya kamu, aku nggak akan bisa melewati masa-masa sulit dulu . Aku nggak akan bisa setegar saat ini .Aku nggak mungkin bisa seterbuka ini pada orang yang aku sayangi . You teach me everything . Tentang jujur sama perasaan aku sendiri . Aku tidak pernah menyesal mengenal kamu "
" Maaf, karena aku nggak bisa menjadi seperti yang kamu inginkan "
" Aku nggak pengen kamu berubah seperti yang aku inginkan kok " jawab Kasih . " Karena kamu nggak akan sanggup merubah diri hingga secakep Zac Efron " Kasih nyengir
" You know what I mean !! "
" I knew it " jawab Kasih .
" So !!"
" Hei calon suami !!" Celetuk Kasih sambil menyenggol lengan Farel, Farel kaget sekali mendengar panggilan itu .Panggilan itu sering digunakan Kasih untuk bahan becandaan mereka dulu .
" Heii..kamu !!"
" ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ aku punya ingatan yang bagus Farel , I remember everything "
" Tapi.. "
" That"s why there is a Drama Queen but nothing Drama Prince " jawab Kasih . " Aku melakukannya dengan sempurna bukan . Tidak akan ada yang mengira apa yang tersembunyi dihati aku sebenarnya . I'm looking good outside but inside ... I can't explain what I felt "
" Whoo.. Sudah piawai berakting ternyata sekarang "
" Hanya tinggal menunggu piala citra jatuh ketanganku saja " Kasih tertawa kecil . " Aku banyak belajar darimu yang pandai menyembunyikan perasaanmu . Itu sulit diawal, kamu tahu sendiri aku bagaimana . Tapi lama-lama aku mulai terbiasa dan mahir melakukannya . Aku memang menyayangi kamu, tapi jika rasa itu tak ada lagi bagimu, apa aku harus memaksamu . Tempat aku dihati kamu sudah digantikan olehnya , dan aku tidak akan merebutnya kembali karena aku tahu rasanya bagaimana tempat itu dulu pernah diambil dariku . Dan lagi aku sadar, jika kamu menyayangi aku, maka tidak akan ada orang lain . Karena jika ada orang lain, maka kamu tidak benar-benar menyayangiku . You choose the second one . Not me "
" I'm just try .. "
" To find better " potong Kasih " I knew it , aku sangat memahami itu "
" Kasih , aku nggak pernah bermaksud membuat kamu kecewa dengan kedekatan kita " ujarnya . " Aku memang menyayangi kamu, tapi jika ditanya tentang hubungan kita, aku juga bingung "
" Relax baby !!! "Kasih Mengelus punggung Farel menenangkan . " I'm fine , don't worry about me . I'm strong enough kok Rel " Mereka kembali saling diam . Keheningan malam sangat menusuk dengan aksi saling diam ini .
" Maaf, aku nggak bisa kasih kamu kado "
" Tapi aku pengen kado dari kamu "
" Hahh.. Kamu mau apa?" Kasih tidak menjawab tetapi malah mengeluarkan handphone dari sakunya lalu menunjukkan layar handphonenya pada Farel . Dilayar itu tertulis ' I want to hug you so much right now ' kata-kata itu pernah dikirim oleh Farel untuknya .
" I want it, can I ??" Tanpa menjawab Farel memeluk Kasih . Ada kerinduan terasa didalam pelukan itu . Farel tahu ia masih menyayangi Kasih, tapi ia juga gamang karena menyayangi seseorang lain yang telah mengusik hatinya .
" If this was a movie , I would replay from early . I know people change and these things happen . But I remember how it was back then . Locked up in your arms and our friends were laughing . 'Cause nothing like this ever happened.But it's not like a movies . That's how it should be " bisik Kasih .
" You'll get someone better than me "
" Maybe !!" Terdengar letusan dan mendadak langit berubah menjadi lebih berwarna . Tanpa mereka sadari tahun telah berganti . Mereka melepaskan pelukan , namun Farel tetap merangkul Kasih .
" Kamu kesini bareng teman-teman kamu ?" Tanya Kasih
" Iya "
" Pasti mereka nyariin kamu tuh "
" Biarin aja , aku lagi pengen sama kamu " Farel mengeratkan rangkulannya. Malam itu mereka duduk bersama diatas bukit ditaman , melihat kembang api hingga cahayanya menghilang dan meninggalkan cahaya kerlipan gemintang .
Sebuah mazda berhenti didepan bandara, Kasih keluar dari dalam mobil itu , lalu diikuti oleh mama dan papanya juga seorang temannya . Papa mengluarkan koper Kasih . Dan Kasi menggeretnya menuju kedalam bandara . Ia dan kedua orang tuanya juga temannya itu duduk diruang tunggu . Kasih mengecek Handphonenya dan ia melihat status bbm Tara, temannya ini ' at Bandara , nganterin Kasih go public '
" ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ! Status bbm lu apaan sih, nggak penting banget Ra "
" Kan akhirnya lu bisa kuliah diluar juga, setelah lama pujuk memujuk ama orang tua lo "
" Iya sihh, gue bersyukur banget karena akhirnya gue dapet kesempatan ini disaat gue sangat membutuhkannya "
" By the way Farel tahu ?" Kasih diam sesaat
" He'll know it , as soon as possible " Kasih kembali berkutat dengan handphonenya , membuka folder media, lalu folder voice note , dan ia menurunkan kursor ke file ' Dengerin aku ya ' ia pun mengirim file itu via bbm ke Farel . Lalu menarik nafas lega . Men'turn off handphonenya dan membuka baterai , lalu mengeluarkan sim card dari dalamnya .
" Lohh, kan belum di pesawat " kata Tara
" Gue udah kasih nomor gue yang baru kan, jangan kasih kesiapapun "
" Farel ?"
" Termasuk Farel "
" Tapi "
" Tara please !!! " Tarapun mengangguk.
Cahaya merah berkelipan di blackberry milik Farel . Iapun meraihnya dari atas meja lalu mengecek bbm dari siapa . Ternyata dari Kasih, dan saat ia membukanya ternyata voice note . Iapun memasang headset dan mengklik play di layar blackberrynya .
" Haiii Farel, aku pamit ya . Hari ini aku berangkat ke Bandung . Akhirnya mama dan papa ngizinin aku buat pindah kuliah ke Bandung . Surprise bangetkan ya . Maaf, karena akhirnya aku berhasil pindah dari tempat dimana kamu berada . Karena jujur aku tidak sanggup berada terlalu dekat dengan kamu . Aku ingin menjadi diriku kembali dan menata semuanya dari awal . Memulai dari tempat dimana tidak ada yang mengenalku . You know me so well , aku melakukan ini demi kebaikan aku dan kamu . Terima kasih untuk waktu yang pernah kamu berikan untuk menyayangiku . Itu akan mengisi ruang hatiku , ditempat yang kusebut kenangan . Jangan salahkan dirimu atas kepergianku . Tidak ada yang salah dalam hal ini . This is faith . Pertemuan kita, kedekatan kita, perpisahan ini . Semuanya sudah sesuai skenario yang ditulis sang pencipta . Dan karena ini bukan film, aku tidak akan mengharapkanmu muncul di bandara untuk menghalangi kepergianku atau mengatakan ' I'll be waiting for you ' . Baiklah, jaga dirimu baik-baik calon suami ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ , aku sayang kamu . Byee " setelah itu senyap . Tidak terdengar suara apapun . Dan dibandara , mama dan papa Kasih beserta Tara, melihat dari kaca anak dan teman tersayangnya itu telah dibawa terbang menuju ke Bandung .
December 11,2011
00.31 in the hopeless place
*7hugs ♥
No comments:
Post a Comment